Antisipasi Hama dan Penyakit Tanaman serta Dampak Perubahan Iklim

Update Tanggal : 06 September 2017 , Biro Humas dan Informasi Publik

news

Jakarta - Kementerian Pertanian gelar Rapat Koordinasi Antisipasi Hama dan Penyakit Tanaman serta Dampak Perubahan Iklim.  Hadir pada kegiatan ini Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, jajaran Eselon I Kementan, para kepala dinas provinsi/kabupaten dan para Brigade Hama , Penyakit dan Kekeringan.

Pada kesempatan ini, Amran menegaskan luas tanaman yang diserang oleh hama jauh di bawah ambang batas toleransi. Pasalnya fakta yang terjadi, luas lahan sawah yang terserang hama hanya 64 ribu ha atau 0,42 persen dari total lahan sawah nasional.

"Kenyataan lapangan data se-Indonesia, serangan hanya 0,42 persen. Ambang batas untuk serangan hama 5 persen," ujarnya pada Rapat Koordinasi Hama dan Penyakit Tanaman serta Dampak Perubahan Alam di Kantor Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Senin (4/9/2017).

Berita Lainnya

+ ARSIP BERITA

Toko Tani Indonesia (TTI) Buka Outlet di Pasar Induk Beras Cipinang
22/09/2017
news

Jakarta (21/9) - Berdasarkan pemantauan yang di lakukan Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian  setelah diberlakukan HET untuk beras premium dan medium, kedua jenis beras….

Kementan Gelar Praktek Pengoperasian Alat Mesin Pertanian Untuk KUB Se Indonesia
20/09/2017
news

Serpong - Menindaklanjuti hasil pertemuan antara manajer Kelompok Usaha Bersama (KUB) se Indonesia yang digerakan oleh Gerakan Pemuda Tani (Gempita) Kementerian Pertanian (Kementan)….

Ada Kepastian Harga, DPR Dukung Kebijakan HET Beras

Mentan : Bentuk Korporasi Digalakkan Demi Kesejahteraan Petani

Peran OKKP Lembaga Pengawas Keamanan Pangan Segar Perlu Ditingkatkan

Potensi Pangan di Beranda Depan Indonesia Menggiurkan

Jelang Natal dan Tahun Baru, Stok dan Harga Hortikultura Diyakini Stabil

Mengembalikan Kejayaan Rempah Nusantara, Negara Alokasikan Anggaran 5,5 T

Masih Ada Air di Lebak Anyar