Gandeng Pemuda Kalteng, Amran Galakkan Modernisasi Pertanian

Update Tanggal : 15 November 2017 , Biro Humas dan Informasi Publik

news

Palangkaraya - "Tiga tahun berlalu, pemerintahan Jokowi-Jk, kita sudah merasakan pembangunan, khusus pertumbuhan sektor ekonomi di G20, kita berada di urutan ke-3 dunia, dan itu mendapat apresiasi dari berbagai negara", ujar Mentan Andi Amran Sulaiman ketika mengawali kuliah umum di depan hampir seribuan mahasiswa Universitas Palangka Raya, Selasa (15/11/2017). 

Perlu diketahui, salah satu sektor yang mampu mendongkrak perekonomian Indonesia beberapa waktu belakangan adalah dari sektor pertanian. Hal ini ditunjukkan dengan Untuk triwulan II-2017 ini, sektor pertanian dalam arti luas menyumbang sebanyak 13,92%, sementara pada triwulan-I 2017 kontribusinya 13,59%. 

Untuk terus menjaga hal ini, perlu adanya sentuhan teknologi disana ditambah juga regenerasi berkelanjutan sumber daya manusia yang terjun langsung ke dunia pertanian. Oleh karena itu, Mentan Amran mengajak golongan muda untuk mengawal keberhasilan ini serta terjun langsung. "Kita punya kebijakan, ngolah tanah pakai mesin, panen pakai mesin, tanam pakai mesin, semua pakai mesin", jelas Menteri yang selalu terjun ke lapangan ini.

Sejauh ini, Kementarian Pertanian (Kementan), telah mampu mengajak ratusan ribu pemuda untuk terjun ke industri pertanian. Untuk kesekian kalinya, Menteri Putra Bugis ini mengajak mahasiswa-mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk mengembangkan pertanian. Tidak asal bicara, Amran langsung memberikan berbagai bantuan alat mesin pertanian yang merupakan cermin dari mekanisasi pertanian.

Seperti biasa, Amran memotivasi mahasiswa yang hadir agar mampu menjadi tulang punggung harapan bangsa Indonesia. "Negeri ini milik kita semua, kalian yang akan melanjutkan", ujarnya. "Spirit itu jauh lebih penting,  anda harus konsisten, anda harus kerja keras. Mau sukses? Harus jujur, disiplin, dan kerja keras. Jangan tinggalkan ruangan ini sebelum mindset harus dibongkar", semangatnya. "Pelaut ulung lahir lahir di ombak besar, bukan di kolam renang yang kecil", tambahnya.

Amran didampingi langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran dan Anggota DPR RI Komisi IV Hamdhani. Turut hadir pula segenap SKPD dari Kalimantan Tengah.

Berita Lainnya