Kunjungi Priok, Ukraina Takjub dengan Manggis dan Salak

Update Tanggal : 03 December 2017 , Biro Humas dan Informasi Publik

news

Tanjung Priok – (29/11/2017) Sebanyak 5 orang delegasi Ukraina, mewakili The Service of Ukraine on Food Safety and Consumer Protection (SSUFSCP) melakukan kunjungan ke Karantina Priok. Kunjungan ini sebagai tindak lanjut kesepakatan antara Badan Karantina Pertanian (Barantan) dan The Service of Ukraine on Food Safety and Cons (SSUFSCP) tentang  persyaratan Ekspor biji gandum dari Ukraina ke Indonesia dan sebaliknya persyaratan ekspor buah Indonesia ke Ukraina. 

Pertemuan ini juga guna menjalin komunikasi lebih baik. Setiap hasil pemeriksaan komoditas gandum asal Ukraina akan dijadikan bahan evaluasi dan  dikomunikasikan ke pihak eksportir di Ukraina. Kesempatan ini dimanfaatkan oleh Karantina Priok untuk mengenalkan beberapa komoditas andalan ekspor Indonesia, utamanya buah buahan seperti buah manggis, salak dan jeruk lokal, delegasi Ukrainapun sangat menikmati rasa buah yang disajikan dalam pertemuan di Karantina Priok.

“This is very delicious fruit and I never seen this before. Very recommended and I will take some and eat it in the Hotel”, testimoni dari Alexander, salah satu perwakilan dari Ukraina.

Kunjungan ini kemudian dilanjukan ke Bogasari untuk melihat bussiness proses pengolahan gandum. Dalam kunjungan para delegasi yang didampingi Karantina Priok melihat proses bongkaran dari Kapal yang automatic tersalur ke mesin pengolahan gandum dibawah pengawasan Karantina. Delegasi juga disempatkan melihat laboratorium milik Bogasari.

Berita Lainnya

+ ARSIP BERITA

Mentan Luncurkan Program BEKERJA di Jawa Timur
23/05/2018
news

Jember, 23 Mei 2018 - Badan Pusat Statistik (BPS) merulis data total penduduk miskin Indonesia di desa tahun  2017 mencapai 16,31 juta orang. Angka ini turun dibanding tahun….

Tidak Ingin Petani Miskin, Mentan BEKERJA
23/05/2018
news

Bondowoso, 22 Mei 2018 - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman terus bekerja guna mengentaskan kemiskinan. Program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (BEKERJA) kali ini….

Kementan Dukung Pupuk Indonesia Revitalisasi Pabrik dan Tambah Pasokan NPK 2,4 Juta Ton

Pengelolaan Irigasi dan Drainase Mendukung Ketahanan Pangan

Sektor Perkebunan Mampu Tampil Sebagai Penghasil Devisa Negara

Kementan : Pemerintah Remajakan Sawit Rakyat

ISO SMAP, Karantina Denpasar Anti Suap!

Regulator Karantina Dunia Berbagi Pengalaman di Bali

Revitalisasi Serapan Gabah Petani untuk Memperkuat Cadangan Beras Pemerintah