Beri Kuliah Umum pada Pemuda Tani Milenial, Kepala Barantan Serahkan Hadiah Pemenang Twitter

Update Tanggal : 03 December 2017 , Biro Humas dan Informasi Publik

news

Kepala Badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian (Barantan) Banun Harpini berikan kuliah umum kepada 800 mahasiswa baru STPP seluruh Indonesia di auditorium Kementerian Pertanian RI Jl. Harsono RM, Ragunan, Jaksel (30/11/2017). Saat sampaikan materi terkait peran karantina dalam pembangunan pertanian, orang nomor satu di Badan Karantina Pertanian ini juga berikan kuis pada para mahasiswa lewat media sosial twitter.

Saat paparkan materi, Banun berpesan agar para pemuda calon agripreneur tersebut bisa mengoptimalkan dan menjaga potensi sumber daya alam yang dimiliki. Ia juga paparkan fenomena perdagangan komoditas pertanian global yang saat ini tidak hanya memberikan manfaat positif, tapi juga membawa efek negatif. Seperti perdagangan ilegal, komoditas berpenyakit, narkoba dan bioterorisme.

Setelah beri kuliah, Banun serahkan 3 hadiah pemenang kuis di media sosial twitter berupa powerbank dan merchandise edisi spesial Barantan. Tiga pemenang tersebut yaitu account Chalida (@chalidawahyu), Aida Putri (@aidaputri98) dan Bagus Shofi (@su_yo_no).

Berita Lainnya

+ ARSIP BERITA

Mentan Luncurkan Program BEKERJA di Jawa Timur
23/05/2018
news

Jember, 23 Mei 2018 - Badan Pusat Statistik (BPS) merulis data total penduduk miskin Indonesia di desa tahun  2017 mencapai 16,31 juta orang. Angka ini turun dibanding tahun….

Tidak Ingin Petani Miskin, Mentan BEKERJA
23/05/2018
news

Bondowoso, 22 Mei 2018 - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman terus bekerja guna mengentaskan kemiskinan. Program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (BEKERJA) kali ini….

Kementan Dukung Pupuk Indonesia Revitalisasi Pabrik dan Tambah Pasokan NPK 2,4 Juta Ton

Pengelolaan Irigasi dan Drainase Mendukung Ketahanan Pangan

Sektor Perkebunan Mampu Tampil Sebagai Penghasil Devisa Negara

Kementan : Pemerintah Remajakan Sawit Rakyat

ISO SMAP, Karantina Denpasar Anti Suap!

Regulator Karantina Dunia Berbagi Pengalaman di Bali

Revitalisasi Serapan Gabah Petani untuk Memperkuat Cadangan Beras Pemerintah