Mentan: Indonesia Sudah Swasembada Pangan 4 Komoditas

Update Tanggal : 04 January 2018 , Biro Humas dan Informasi Publik

news

Jakarta (3/1/2018) - Dalam Rapat Koordinasi Gabungan Ketahanan Pangan dan Evaluasi UPSUS 2017 Menteri Pertanian, Amran Sulaiman menyampaikan bahwa Indonesia sudah berhasil swasembada pangan terhadap 4 komoditas strategis yaitu beras, jagung , bawang dan cabai. "Hari ini kita sudah bisa menyampaikan kepada public bahwa kita telah berhasil mencapai swasembada pangan dan stok kita aman", ujar Mentan

Mentan mengatakan di gelarnya rakor tersebut merupakan upaya untuk mengevaluasi hasil kerja tim UPSUS (Upaya Khusus) tahun 2017. Selain itu, rakor hari ini juga bertujuan untuk memberikan arahan untuk tahun 2018.

Menurut Mentan, kinerja dan capaian di bidang pertanian pada tahun 2017 cukup baik. Karena saat ini Indonesia berhasil meraih swasembada pangan untuk 4 komoditas tersebut selama kurun waktu 3 tahun. Hal ini tidak lepas dari kinerja dan sinergi yang baik dari seluruh aspek baik dari TNI, BULOG, dan juga Pemerintah Daerah yang diwkili oleh Kepala Dinas Pertanian.

"Kita sudah bisa mengatakan bahwa kita swasembada beras bawang jagung dan cabe empat selesai stok kita aman", jelasnya.

Saat ini pertanian di Indonesia memiliki perubahan paradigma baru di sector pertanian terkait masa tanam dan masa panen di Indonesia. Dengan tujuan untuk meningkatkan produksi pangan, sehingga tidak ada lagi musim paceklik. "Dulu tanam 1 kali sekarang dua kali, dulu tanam dua kali sekarang tanam 3 kali", ujar Mentan
 
Lebih lanjut Mentan mengatakan bahwa strategi baru yang dilakukan untuk menghindari paceklik adalah dengan menggenjot produksi dibulan Juli-Agustus-September yaitu tidak boleh tanam di bawah 1 juta hektare, kalau dulu yang ditanam hanya 500 ribu hektare. "Untuk mendukung strategi tersebut kita juga melakukan pompanisasi, membangun embung, sumur dn irigasi untuk mengoptimalkan air di Indonesia, sehingga indeks pertanaman dapat naik, otomatis produksi juga naik", jelas Mentan

Mentan juga menambahkan bahwa saat ini ukuran data bahwa stok aman adalah tidak adanya impor. Seperti diketahui sebelumnya bahwa Indonesia telah berhasil mengekspor bawang merah ke 6 negara, untuk komoditas jagung juga tidak ada Impor bahkan saat ini harga turun 20%. Adanya penurunan harga untuk komoditas tertentu dibeebrapa daerah diyakini dapat segera diatasi melalui sinergi yang baik dengan beberapa Kementerian terkait.  "Pemerintah hadir untuk  menyelesaikan permasalahan petani, sesuai perintah Presiden Joko Widodo", tegas Mentan.

Selain itu Mentan menambahkan bahwa setelah 4 komoditas berhasil swasembada, selanjutnya tahun 2018 Indonesia akan lebih memperhatikan dan fokus kepada komoditas lainya yakni rempah-rempah, bawang putih, gula dan kedelai.
"Ke depan kita akan fokus kepada kejayaan rempah-rempah, bawang putih,  gula dan kedelai, oleh karena itu pemerintah akan sinergi untuk menyerap sebanyak-banyaknya di bulan Februari Maret April," ungkap Mentan.

Berita Lainnya

+ ARSIP BERITA

Berkat Subak, Petani Bali Tanam dan Panen Padi Tiap Hari
18/01/2018
news

Bali (17/1) - Eksistensi subak di Bali sudah tidak diragukan lagi. Organisasi petani warisan nenek moyang masyarakat Bali ini memang patut dibanggakan. Subak merupakan organisasi….

Sinergi dan Kerja Bersama Untuk Program Mengangkat Kesejahteraan Petani
16/01/2018
news

Jakarta (15/01/2018) - Di awal tahun 2018 ini, Kementerian Pertanian menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pembangunan Pertanian Tahun 2018. Dihadiri oleh ribuan peserta….

Kementerian Pertanian adakan Bazar Beras di 4 Provinsi

Kementan Pastikan Yogya Panen Tiap Hari Hingga Maret

Kementan Beli Bawang Merah Petani Brebes 40 Ton

Produktivitas Panen Tinggi, Revitalisasi Pengairan di Sawah Pangandaran Menuai Hasil

Panen Padi Di Lahan Kering

Swasembada Pangan Suatu Keharusan

Tiada Hari Tanpa Panen di Yogyakarta