Gertam Padi Untuk Peningkatkan Produksi Mendukung Swasembada Pangan

Update Tanggal : 19 May 2017 , Biro Humas dan Informasi Publik

news

Cirebon - Memasuki bulan ke dua Periode MT. Asep 2017 Penanggung Jawab Upsus Kabupaten Cirebon Inspektur III Itjentan Widono menghadiri Acara Gerakan Tanam Padi yang digelar di Desa Suranenggala, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon beberapa hari yang lalu (17/5).

Hadir pada acara tersebut Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra, Wakil Ketua Komisi IV DPR-RI Herman Koeron, Penanggung Jawab Upsus Pajale Propinsi Jawa Barat Banun Harpini, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Pending Dadih Permana, Danrem 063 Sunan Gunung Jati, Dandim 0620 Cirebon, dan Danramil se Kabupaten Cirebon, Pejabat Daerah, serta Kelompok Tani seKecamatan Suranenggala.

Dalam sambutannya Sunjaya menyampaikan bahwa realisasi tanam padi sejak April sampai dengan pertengahan Mei 2017 baru mencapai 14.134 hektar atau 30% dari target LTT padi sebesar 48.087 hektar. Beberapa kendala yang dihadapi terhadap pencapaian tersebut antara lain disebabkan jaringan irigasi yang belum normal, pemenuhan pupuk dan benih unggul, terbatasnya alsintan, luas baku lahan sawah yang beralih fungsi, juga terjadi serangan OPT seperti wereng batang coklat, tikus, virus kerdil hampa.

Untuk mencapai target produksi sebesar 610.436 ton gabah kering, Berbagai upaya sedang dilakukan, antara lain dengan melakukan terobosan peningkatan produksi yang lebih tepat, intensifikasi dan peningkatan indek pertanaman. Sunjaya mengajak para kelompok tani untuk dapat mengoptimalkan sumber air yang ada, dan segera lakukan percepatan persemaian, pengolahan tanah dan tanam padi, pemusnahan sisa tanaman yang terserang, dan memanfaatkan program asuransi usaha tani padi jika terjadi kegagalan dalam usaha taninya.
Selain itu sunjaya juga menghimbau kepada semua pihak terkait baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, TNI dan Akademisi untuk ikut terlibat dalam menghadapi persoalan dan memberikan solusi kepada petani, sehingga petani merasa dilindungi dan bersemangat dalam meraih produksi padi yang tinggi.

Pada kesempatan yang sama Penanggung Jawab Upsus Pajale Provinsi Jawa Barat Banun Harpini menyampaikan  bahwa Kementerian Pertanian terus menciptakan inovasi benih padi baru seperti Varietas Inpari 32, 33 yang tahan terhadap hama wereng dan sudah dibuktikan di Sumedang dengan tingkat produksi sebesar 9 ton per hektar.
"Kita mempersiapkan diri dengan Gerakan Percepatan Tanam" Target Jawa Barat periode MT. Asep 2017 sebesar 1,1 juta ton, dan 40% akan dipenuhi dari Cirebon.

Untuk meningkatkan Program LTT padi pada kesempatan yang sama Kementerian Pertanian Pusat melalui Direktur Jenderal PSP Pending Dadih Permana menyerahkan bantuan Handtraktor sebanyal 5 unit, Mesin Pompa Air sebanyak 2 unit, dan Benih padi kepada Kelompok Tani Carik Desa Suranenggala, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon.

Berita Lainnya

+ ARSIP BERITA

HUT RI ke 72, Kementan Persembahkan Ekspor Bawang Merah
17/08/2017
news

Jakarta – (17/8/2017), Hampir genap 3 tahun usia pemerintahan Jokowi-JK tepatnya 2 tahun 10 bulan di bulan Agustus ini, Menteri-menteri di jajaran kabinet terus meningkatkan….

Mentan Berikan Penghargaan kepada 15 Teladan dan Berprestasi
16/08/2017
news

Jakarta - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kementan) tahun ini kembali memberikan penghargaan kepada petani, kelembagaan ekonomi petani, penyuluh pertanian dan Balai….

Kementan : Petani Adalah Pelaku Utama Pembangunan Pertanian

Komoditas Pangan Indonesia Semakin Banyak Dilirik Negara Tetangga

Kementan Dorong Modernisasi Pertanian Untuk Tekan Biaya Produksi Pangan

Mentan : Orang Besar Harus Bermimpi Besar

Karantina Soetta: Dalam Sehari Dua Penyelundupan Digagalkan

Riau Provinsi Sagu, Sagu Riau Menyapa Dunia

Swasembada Daging Sapi Melalui Optimalisasi Pendistribusian Sapi Nasional