Bogor, -- Disela kunjungan kerja Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman ke Science Technopark Institut Pertanian Bogor di Bogor, Dosen dari IPB University, Prof. Hermanu, menawarkan pentingnya langkah preemptif yang murah, sederhana, dan dapat dilakukan secara masif oleh petani untuk mengantisipasi serangan organisme pengganggu tumbuhan (OPT), khususnya penggerek batang padi, di tengah ancaman fenomena El Niño 2026.