KEMENTERIAN PERTANIAN
REPUBLIK INDONESIA

ID EN

List of Berita

Produktivitas Padi Tembus 11,2 Ton/Ha, PM-AAS Lampung Tengah Tunjukkan Hasil Nyata
Lampung Tengah � Penerapan Pertanian Modern�Advanced Agriculture System (PM AAS) di Kabupaten Lampung Tengah menunjukkan hasil signifikan. Berdasarkan ubinan yang dilakukan secara bertahap pada 7�18 Agustus 2026, produktivitas padi pada demfarm seluas 100 hektare mencapai rata-rata 11,2 ton per hektare, dengan capaian tertinggi 11,7 ton per hektare. Hasil tersebut menjadi indikator awal potensi peningkatan produktivitas melalui penerapan pertanian modern secara terintegrasi. Dari pengukuran awal sebesar 10,6 ton per hektare, hasil ubinan terus meningkat hingga mencapai 11,7 ton per hektare, sehingga menghasilkan rata-rata akhir 11,2 ton per hektare.
Pompanisasi Kementan Selamatkan 13,5 Hektare Sawah dari Kekeringan di Bolaang Mongondow
Sulawesi Utara � Kementerian Pertanian (Kementan) menggencarkan pompanisasi di Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, untuk menyelamatkan lahan sawah dari ancaman kekeringan. Upaya tersebut telah berhasil memulihkan 13,5 hektare lahan sawah yang sebelumnya terdampak kekurangan air. Pompanisasi dilakukan dengan mengoptimalkan sumber air permukaan yang masih tersedia untuk dialirkan ke lahan persawahan. Selain di Bolaang Mongondow, langkah serupa juga digencarkan di Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Pandeglang, Banten, pada area persawahan yang masih memiliki akses terhadap sumber air.
Kementan Perkuat Pasokan Air untuk 1.000 Hektare Sawah Karawang yang Terancam Kekeringan
Karawang � Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU) memperkuat pasokan air untuk menjaga keberlangsungan sekitar 1.000 hektare sawah di Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, yang terdampak kekeringan. Penanganan dilakukan melalui pembenahan jaringan irigasi, normalisasi saluran, serta dukungan pompa air agar petani tetap dapat melanjutkan masa tanam.
Gubernur NTT Sampaikan Terima Kasih kepada Mentan Amran, Bantuan Korban Gempa Flores Dipercepat
Manggarai Barat � Respons cepat Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terdampak gempa di Flores mendapat apresiasi langsung dari Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena. Sebagai pemimpin daerah, Melki menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah pusat yang memastikan kebutuhan pangan masyarakat terdampak segera dipenuhi.
Taktis! Mentan Amran ACC 200 Ton Beras untuk Manggarai, Cukup Tanda Tangan di Secarik Kertas
Manggarai Barat, NTT -- Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menunjukkan gerak cepat dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terdampak gempa di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Saat pemerintah daerah mengajukan permintaan bantuan beras, Mentan Amran langsung menyetujui pengambilan 200 ton beras, bahkan proses administrasinya tidak perlu menunggu kelengkapan dokumen.
Beri Motivasi 2.500 Wisudawan Universitas Tadulako, Mentan Amran: Sukses Harus Kamu Rebut
Palu � Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membakar semangat sekitar 2.500 wisudawan Universitas Tadulako (Untad), Palu, Sulawesi Tengah, untuk berani menghadapi tantangan setelah meninggalkan bangku kuliah. Menurutnya, gelar sarjana bukanlah akhir perjuangan, melainkan awal untuk membuktikan kemampuan, menciptakan peluang, dan menentukan masa depan sendiri.
Salurkan Bantuan Pangan di Palu, Mentan Amran: Ini Titipan Presiden untuk Rakyat
PALU � Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyalurkan bantuan pangan beras kepada masyarakat di Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (20/8). Mentan Amran menegaskan bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian Presiden Prabowo Subianto untuk membantu masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan pangan tetap terjaga.
Mentan Amran Temukan �Petani Muda� di Untad, Garap 300 Hektare dengan Modal Terbatas
Palu � Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menemukan semangat baru generasi muda di sektor pertanian saat berdialog dengan mahasiswa dan alumni Universitas Tadulako (Untad), Palu, Kamis (20/8). Di tengah keterbatasan modal, sekelompok alumni Untad justru berani mengelola lahan pertanian hingga sekitar 300 hektare dan membangun usaha melalui Brigade Pangan.

Aksesibilitas

Kontras
Saturasi
Pembaca Layar
D
Ramah Disleksia
Perbesar Teks
Jarak Huruf
Jarak Baris
Perataan Teks
Jeda Animasi
Kursor
Reset