Lantik Puluhan Pejabat Kementan, Mentan Amran Tegas: Jangan KKN, Tingkatkan Kinerja
Kamis, 20 Agustus 2026 09:39:28 M. Digi
Jakarta � Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melantik puluhan pejabat di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan), Selasa (18/8). Dalam pelantikan tersebut, Mentan Amran menegaskan tiga prinsip yang wajib menjadi pegangan seluruh jajaran Kementan: jangan korupsi, jangan kolusi dan nepotisme, serta tingkatkan kinerja.
�Jangan korupsi, jangan kolusi, nepotisme. Tingkatkan kinerja,� tegas Mentan Amran.
Mentan Amran mengatakan pelantikan pejabat merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus penerapan merit system. Setiap pejabat harus ditempatkan berdasarkan kompetensi, integritas, rekam jejak, dan kinerja, bukan karena kedekatan personal.
�Kita harus sportif, meritokrasi, merit system. Bahkan di antara mereka ada salah satu keluarga dekat saya, tapi ini dilakukan atas nama negara. Di sini kita harus adil pada mereka, meritokrasi, merit system,� ujarnya.
Dalam pelantikan tersebut, Kementan mengangkat sejumlah pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama untuk memperkuat berbagai lini organisasi, mulai dari bidang hukum, sarana dan prasarana pertanian, tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, penyuluhan, modernisasi pertanian, hingga pengembangan sumber daya manusia pertanian.
Mentan Amran menegaskan, penguatan organisasi harus berjalan beriringan dengan pembenahan tata kelola. Menurutnya, sistem dan hukum harus menjadi landasan utama dalam menjalankan pemerintahan.
�Sistem yang jadi panglima, hukum jadi panglima, bukan menterinya yang menjadi panglima. Nggak boleh,� tegasnya.
Ia mengatakan penerapan merit system juga memberikan ruang bagi setiap pegawai untuk mendapatkan kembali kepercayaan apabila hasil pemeriksaan membuktikan tidak adanya pelanggaran yang signifikan.
�Kalau terbukti dia tidak melakukan apa-apa, kami akan lantik kembali, kami akan promosikan kembali. Jadi kita harus sportif, meritokrasi,� tegasnya.
Mentan Amran menilai organisasi yang sehat harus dibangun dengan sistem yang mampu mencegah terjadinya penyimpangan sekaligus memberikan penghargaan kepada aparatur yang bekerja dengan baik.
�Kejahatan tidak akan pernah berakhir sampai kiamat. Oleh karena itu, kita yang harus membangun sistem, merit system, dan semua patuh pada sistem,� ujarnya.
Karena itu, Mentan Amran juga membuka ruang bagi seluruh jajaran untuk menyampaikan laporan apabila menemukan persoalan atau dugaan pelanggaran di lingkungan Kementan.
�Lapor Pak Amran. Silakan lapor Pak Amran, sampaikan kalau ada masalah di kantor Kementerian Pertanian,� katanya.
Mentan Amran menegaskan, pembenahan organisasi akan terus dilakukan untuk memastikan Kementan memiliki birokrasi yang profesional, bersih, berintegritas, dan berorientasi pada hasil.
�Jangan korupsi, jangan kolusi, nepotisme, nggak boleh. Tingkatkan kinerja.�