KEMENTERIAN PERTANIAN
REPUBLIK INDONESIA

ID EN

Guru Besar IPB Apresiasi Kepemimpinan Mentan Amran, Dorong Kolaborasi dan Keberpihakan Nyata untuk Petani


Jumat, 10 April 2026 10:55:25 M. Digi

 Bogor, -- Guru Besar Institut Pertanian Bogor, Ujang Sumarwan, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kepemimpinan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang dinilai berhasil membangun kemitraan strategis antara pemerintah dan perguruan tinggi.

 
Menurut Ujang, kolaborasi yang erat antara Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan IPB menjadi langkah penting dalam menjawab kebutuhan industri berbasis pertanian.
 
“Saya sangat menghargai Pak Menteri Pertanian, Doktor Amran Sulaiman. Beliau membangun kemitraan dan kolaborasi dengan perguruan tinggi, dan ini sangat penting karena bagi kami, kebijakan pertanian itu adalah gambaran kebutuhan industri,” ujar Ujang, Kamis (9/4/2026). 
 
Ia menilai, hubungan yang semakin intens antara IPB dan pemerintah merupakan langkah konkret yang harus terus diperkuat. IPB, kata dia, siap merespons berbagai kebijakan strategis yang telah dirumuskan oleh Kementerian Pertanian.
 
“Dengan adanya kolaborasi yang intens antara IPB sebagai universitas dengan pemerintah, ini merupakan suatu langkah yang sangat bagus. IPB harus merespons, dan saya melihat kebijakan-kebijakan Kementerian Pertanian sangat baik,” katanya. 
 
Lebih lanjut, Ujang menyoroti keberpihakan nyata pemerintah terhadap petani yang dinilai semakin kuat di bawah kepemimpinan Mentan Amran. Ia menegaskan bahwa kebijakan yang peduli terhadap petani merupakan kunci dalam meningkatkan kesejahteraan mereka.
 
“Terutama kita melihat keberpihakan kepada petani ini luar biasa. Salah satu kebijakan yang sangat penting untuk mengangkat kesejahteraan petani adalah kebijakan kepedulian, dan ini sudah ditunjukkan oleh Pak Menteri Pertanian,” tegasnya.
 
Ujang juga mengungkapkan dukungan penuh IPB terhadap pengembangan komoditas unggulan yang telah menjadi fokus Kementerian Pertanian. Ia menilai, komunikasi dua arah yang terjalin—termasuk perhatian langsung pemerintah terhadap kebutuhan kampus—menjadi bukti nyata kolaborasi yang berjalan efektif.
 
“Kami sangat mendukung. Tadi Pak Menteri juga menyampaikan beberapa komoditas unggulan yang harus didukung oleh IPB. Bahkan beliau langsung membicarakan apa yang diperlukan oleh IPB yang akan dibantu oleh Kementerian Pertanian. Ini langkah nyata kolaborasi,” katanya.
 
Dalam kesempatan tersebut, Ujang juga mendorong agar semangat kepedulian terhadap petani yang telah ditunjukkan Kementerian Pertanian dapat diadopsi oleh kementerian dan lembaga lain di Indonesia.
 
“Semangat peduli kepada petani yang sudah ditunjukkan oleh Menteri Pertanian ini harus ditularkan kepada kementerian yang lain. Semua program pemerintah, apapun namanya, ujungnya adalah petani atau masyarakat,” ujarnya.
 
Ia menekankan bahwa kepedulian merupakan cerminan keberpihakan negara kepada rakyat, khususnya petani sebagai tulang punggung ketahanan pangan nasional.
 
“Peduli itu menunjukkan keberpihakan. Peduli, berpihak, dan membantu petani adalah hal yang sangat penting. Petani adalah profesi yang sudah lama di Indonesia. Jika mereka tidak dibantu, tidak diberdayakan, dan tidak dipedulikan, maka akan sulit mencapai kesejahteraan,” jelasnya.
 
Ujang pun mengajak seluruh kementerian untuk meneladani pendekatan yang dilakukan oleh Menteri Pertanian dalam merumuskan kebijakan yang berpihak pada petani.
 
“Saya menghimbau kepada para menteri lainnya, mohon ditiru bagaimana Pak Menteri Pertanian peduli terhadap petani melalui kebijakan-kebijakannya yang menguntungkan petani,” pungkasnya.

Aksesibilitas

Kontras
Saturasi
Pembaca Layar
D
Ramah Disleksia
Perbesar Teks
Jarak Huruf
Jarak Baris
Perataan Teks
Jeda Animasi
Kursor
Reset