Bawa Harapan di Lokasi Terdampak Bencana, Mentan Amran Beri Rp1 Miliar untuk Anak Yatim dan Janda
Selasa, 14 April 2026 14:54:30 M. Digi
Padang Pariaman – Di tengah kunjungan kerjanya meninjau sawah terdampak bencana, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyempatkan diri menyapa warga satu per satu di Desa Lubuk Alung, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (14/4/2026). Tidak hanya itu, ia juga menyerahkan bantuan Rp1 miliar kepada anak yatim piatu, janda, dan warga terdampak.
Bantuan tersebut bukan sekadar angka. Mentan Amran menyebutnya sebagai bentuk kepedulian bersama dari keluarga besar Kementerian Pertanian yang dihimpun secara gotong royong untuk meringankan beban masyarakat.
“Ini dari kami semua, dari teman-teman Kementerian Pertanian. Mudah-mudahan bisa membantu, terutama untuk anak-anak kita dan ibu-ibu yang membutuhkan,” kata Mentan Amran.
Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan penerima. Seorang anak yatim yang maju ke depan menjadi perhatian khusus. Mentan Amrna tampak berbincang langsung, menanyakan kondisi keluarganya, hingga memberi pesan agar tetap kuat dan semangat menjalani kehidupan.
“Kamu harus kuat, ya. Tetap sekolah. Negara hadir untuk kalian,” pesannya, seraya memberikan tambahan bantuan beasiswa pendidikan.
Momen tersebut menjadi salah satu titik paling menyentuh dalam kunjungan itu. Tidak hanya menyerahkan bantuan, Mentan Amran juga mengingatkan pentingnya kepedulian sosial, terutama kepada anak yatim dan masyarakat kurang mampu.
“Kalau ingin hidup kita berkah, muliakan orang tua dan dekat dengan anak yatim serta fakir miskin,” tuturnya.
Ia menegaskan, pemulihan pascabencana tidak hanya soal memperbaiki sawah atau infrastruktur, tetapi juga memastikan masyarakat yang terdampak bisa bangkit secara utuh, baik secara ekonomi maupun sosial.
Di sisi lain, pemerintah melalui Kementerian Pertanian juga terus mengakselerasi pemulihan sektor pertanian di wilayah terdampak. Berbagai bantuan telah digelontorkan, mulai dari rehabilitasi lahan sawah, penyediaan benih, hingga alat dan mesin pertanian untuk mempercepat petani kembali berproduksi.
Namun bagi warga Lubuk Alung, kehadiran Mentan Amran hari itu terasa lebih dari sekadar kunjungan kerja. Ada pesan empati, perhatian, dan harapan bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi masa sulit.
Pemerintah menegaskan akan selalu hadir, tidak hanya membawa program dan anggaran, tetapi juga kepedulian nyata bagi masyarakat yang sedang berjuang untuk bangkit.